grafik Daisy Ridley
Daisy Ridley

Daisy Ridley: Dari Bintang Star Wars Hingga

Daisy Ridley, nama yang mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para penggemar film fiksi ilmiah, telah mengukir jejaknya di Hollywood dengan kecepatan yang luar biasa. Dikenal luas berkat perannya sebagai Rey dalam trilogi sekuel Star Wars, aktris asal Inggris ini berhasil merebut hati jutaan penonton di seluruh dunia dengan penampilan yang kuat dan berkarisma. Baca selengkapnya di berita thailand!

Lebih dari sekadar wajah baru di waralaba legendaris, Ridley telah membuktikan dirinya sebagai talenta serbaguna dengan kemampuan akting yang mendalam. Perjalanan karirnya, dari masa-masa awal yang penuh perjuangan hingga menjadi bintang global, adalah kisah inspiratif tentang kerja keras, ketekunan, dan dedikasi yang tak tergoyahkan dalam dunia hiburan yang kompetitif.

Siapa Daisy Ridley? Biografi Singkat

Lahir dengan nama Daisy Jazz Isobel Ridley pada 10 April 1992 di Westminster, London, Daisy tumbuh di lingkungan artistik. Ibunya seorang desainer dan ayahnya seorang fotografer, memberinya latar belakang yang mungkin telah membentuk apresiasinya terhadap seni. Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia akting, Daisy menempuh pendidikan di Tring Park School for the Performing Arts, mempersiapkan dirinya untuk karir yang menanti.

Awal karir Ridley dipenuhi dengan peran-peran kecil di serial televisi Inggris seperti “Casualty” dan “Silent Witness”. Ia juga tampil dalam film pendek dan iklan. Periode ini menjadi masa penting untuk mengasah kemampuannya dan membangun portofolio sebelum mendapatkan kesempatan besar yang mengubah seluruh hidup dan karirnya. Jelajahi lebih lanjut di jodelle ferland!

Terobosan Besar: Rey di Star Wars

Titik balik dalam hidup Daisy Ridley datang pada tahun 2014 ketika ia diumumkan sebagai pemeran Rey dalam “Star Wars: The Force Awakens”. Peran ini merupakan pencapaian luar biasa, mengingat ia adalah relatif pendatang baru di industri film. Ia berhasil mengalahkan ribuan aktris lainnya dalam audisi yang ketat, membuktikan bahwa ia memiliki potensi dan karisma yang dicari oleh Lucasfilm dan sutradara J.J. Abrams.

Sebagai Rey, seorang pemulung di planet gurun Jakku yang kemudian menemukan takdirnya sebagai Jedi, Daisy Ridley berhasil memukau penonton dengan kombinasi kekuatan, kerentanan, dan semangat juang. Perannya ini tidak hanya melambungkan namanya ke kancah internasional, tetapi juga menempatkannya sebagai salah satu aktris muda paling dicari di Hollywood.

Perjalanan Karakter Rey dan Dampaknya

Karakter Rey yang diperankan Daisy Ridley mengalami evolusi signifikan sepanjang trilogi sekuel Star Wars: “The Force Awakens”, “The Last Jedi”, dan “The Rise of Skywalker”. Dari seorang gadis yang mencari identitas dan keluarganya, Rey tumbuh menjadi pahlawan yang kuat, ahli dalam Force, dan simbol harapan bagi perlawanan melawan First Order. Perjalanan emosional dan fisiknya menjadi inti dari narasi baru waralaba tersebut.

Baca Juga :  Julia Roberts: Ikon Hollywood, Kisah Karir Gemilang,

Rey juga menjadi simbol penting bagi representasi wanita kuat di layar lebar, menginspirasi jutaan penggemar muda di seluruh dunia. Daisy Ridley berhasil menghidupkan karakter ini dengan kepekaan dan intensitas, membuatnya relevan dan mudah dihubungkan oleh penonton, serta meninggalkan warisan yang tak terlupakan dalam sejarah sinema.

Proyek-proyek di Luar Galaksi Jauh

Meskipun Star Wars mendominasi sebagian besar awal karirnya, Daisy Ridley tidak berdiam diri. Ia dengan cerdas memilih proyek-proyek lain yang memungkinkan dirinya untuk menunjukkan jangkauan aktingnya yang lebih luas. Ini membuktikan bahwa ia bukan hanya aktris satu peran, melainkan seorang seniman yang ingin terus berkembang dan menantang dirinya.

Pilihannya untuk berpartisipasi dalam film-film bergenre berbeda dan berkolaborasi dengan sutradara ternama menunjukkan ambisinya untuk membangun karir yang beragam. Ia ingin dikenal bukan hanya sebagai Rey, tetapi sebagai Daisy Ridley, seorang aktris dengan bakat yang mendalam dan kemampuan adaptasi yang luar biasa.

Murder on the Orient Express

Pada tahun 2017, Daisy Ridley bergabung dengan deretan aktor papan atas dalam adaptasi film “Murder on the Orient Express” karya Agatha Christie. Dalam film arahan Kenneth Branagh ini, ia memerankan Mary Debenham, seorang pengasuh yang misterius. Ini memberinya kesempatan untuk berakting di samping nama-nama besar seperti Judi Dench, Johnny Depp, dan Michelle Pfeiffer.

Perannya dalam film ini menunjukkan kemampuannya untuk berbaur dalam ensemble cast yang kuat, memberikan penampilan yang meyakinkan dalam genre misteri klasik. Ini menjadi bukti bahwa ia mampu tampil cemerlang di luar dunia Star Wars yang sarat efek khusus, mengandalkan dialog dan interaksi karakter yang kuat.

Chaos Walking

Pada tahun 2021, Ridley kembali ke genre fiksi ilmiah dengan “Chaos Walking”, di mana ia beradu akting dengan Tom Holland. Film ini menawarkan premis unik tentang dunia di mana semua pikiran pria bisa didengar dan dilihat. Ridley berperan sebagai Viola Eade, seorang wanita yang misterius dan menjadi kunci untuk memahami dunia tersebut.

Meskipun film ini mendapat sambutan yang beragam dari kritikus, proyek ini adalah langkah penting bagi Daisy untuk menjelajahi peran-peran yang lebih kompleks dan menantang. Ini juga menyoroti kemampuannya untuk membangun chemistry yang kuat dengan lawan mainnya, bahkan dalam kondisi produksi yang menantang.

Suara dan Narasi: Kontribusi di Balik Layar

Selain tampil di layar, Daisy Ridley juga meminjamkan suaranya untuk berbagai proyek. Salah satu peran suara terkenalnya adalah sebagai Cottontail dalam film animasi “Peter Rabbit” dan sekuelnya “Peter Rabbit 2: The Runaway”. Ini menunjukkan sisi lain dari bakatnya, di mana ia mampu menghidupkan karakter hanya melalui intonasi dan ekspresi vokal.

Baca Juga :  Brad Pitt: Ikon Hollywood, Aktor Legendaris, dan

Ia juga terlibat dalam narasi dokumenter, seperti film “The Eagle Huntress”, yang menceritakan kisah seorang gadis muda di Mongolia yang melatih elang emas untuk berburu. Kontribusinya sebagai narator menambah kedalaman dan emosi pada cerita yang sudah inspiratif, memperluas jangkauan artistiknya di luar akting.

Peran dalam Film Independen dan Drama

Daisy Ridley secara aktif mencari peran dalam film independen dan drama untuk menguji batas kemampuannya. Film seperti “Ophelia” (2018), di mana ia memerankan karakter utama yang diceritakan ulang dari kisah Hamlet, menunjukkan kesediaannya untuk mengambil proyek-proyek yang lebih berani dan artistik. Penampilannya dalam drama sejarah ini mendapatkan pujian kritis.

Melalui pilihan peran-peran ini, Ridley berhasil membuktikan bahwa ia memiliki kedalaman emosional dan jangkauan dramatis yang lebih dari cukup. Ia tidak takut keluar dari zona nyaman blockbusternya, memilih cerita yang memiliki makna dan karakter yang menantang untuk dihidupkan, demi pertumbuhan sebagai seorang aktris.

Advokasi dan Keterlibatan Sosial

Di luar karir aktingnya, Daisy Ridley juga dikenal karena keterlibatannya dalam berbagai isu sosial dan lingkungan. Ia sering menggunakan platformnya untuk menyuarakan keprihatinan tentang perubahan iklim, kesetaraan gender, dan pentingnya kesehatan mental. Daisy adalah sosok yang peduli terhadap dunia di sekitarnya dan berupaya memberikan dampak positif.

Ia aktif mendukung berbagai organisasi amal dan kampanye, menunjukkan bahwa ia adalah seorang advokat yang bersemangat. Keterlibatannya dalam isu-isu penting ini mencerminkan integritas dan komitmennya untuk menggunakan ketenarannya demi kebaikan yang lebih besar, menginspirasi banyak penggemar untuk juga peduli.

Kembali ke Jagat Star Wars (atau Tidak?)

Meskipun trilogi sekuel telah berakhir, spekulasi tentang kembalinya Daisy Ridley sebagai Rey ke jagat Star Wars terus berlanjut. Ada banyak penggemar yang berharap untuk melihatnya kembali, mungkin dalam seri televisi atau film masa depan. Ridley sendiri telah memberikan sinyal campur aduk tentang kemungkinan ini, menjaga ketertarikan publik tetap tinggi.

Baru-baru ini, telah dikonfirmasi bahwa Daisy Ridley akan kembali memerankan Rey dalam film Star Wars baru yang berlatar 15 tahun setelah “The Rise of Skywalker”. Film ini akan mengikuti Rey saat ia berusaha membangun kembali Orde Jedi. Ini adalah berita yang sangat dinantikan oleh penggemar, menandai babak baru yang menarik bagi karakternya dan waralaba tersebut.

Kesimpulan

Daisy Ridley telah membuktikan dirinya sebagai salah satu aktris paling berbakat dan berkarisma di generasinya. Dari awal yang sederhana hingga menjadi ikon global di Star Wars, perjalanannya adalah bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, dan bakat yang tak terbantahkan. Ia tidak hanya menghidupkan karakter Rey dengan gemilang, tetapi juga terus menantang dirinya melalui berbagai proyek di luar waralaba.

Dengan kembalinya yang dinanti-nanti ke dunia Star Wars dan pilihan proyek yang beragam, masa depan karir Daisy Ridley terlihat sangat cerah. Ia terus menginspirasi banyak orang, tidak hanya melalui penampilannya di layar, tetapi juga melalui advokasinya untuk isu-isu penting. Daisy Ridley adalah contoh nyata bintang yang memiliki substansi dan pengaruh positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

beritathailand.it.com server thailand 2026 https://cyberrouting.com/ https://cyberrouting.com/server-thailand https://stacyrichardsonphotography.com/ https://whythi.com/ https://temithomas.com/ https://www.bsccateringllc.com mie gacoan jogja https://games-mahjong.org/